limbah rumah tangga

Bijak Kelola Limbah Rumah Tangga Agar Lebih Ramah Lingkungan

Limbah masih menjadi permasalahan berat yang harus ditangani oleh sebagian negara. Mengingat penduduk di setiap negara tidak lah sedikit dan setiap harinya menghasilkan limbah rumah tangga hingga berton-ton jumlahnya.

Jika tidak segera ditangani atau diolah, maka limbah-limbah ini mampu untuk membusuk dan akan sangat mengganggu pemandangan dan menyebarkan aroma yang sangat mengganggu.

Water treatment plant adalah sebuah upaya untuk melakukan pengolahan limbah terlebih dahulu sebelum dibuang agar tidak menjadi penyebab adanya pencemaran lingkungan. Tidak terkecuali dengan limbah rumah tangga yang sangat bermacam-macam jenisnya.

Beberapa negara menerapkan pengelolaan limbah rumah tangga agar setiap keluarga memisahkan jenis-jenis sampah agar tidak saling bercampur. Cara ini menjadi upaya agar sampah-sampah bisa terpisahkan dengan baik dan dimanfaatkan yang masih bisa dimanfaatkan.

Limbah Rumah Tangga Apa saja?

Beberapa limbah ada yang berupa limbah barang bekas berbahaya atau yang disebut dengan limbah B3. Limbah ini akan sangat berbahaya, baik untuk lingkungan maupun untuk kesehatan manusia. Sedangkan berdasarkan sifatnya, limbah rumah tangga terbagi menjadi dua macam.

  • Limbah Organik
limbah rumah tangga

Limbah ini merupakan limbah yang bisa diuraikan dan mengalami proses pembusukan. Misalnya saja seperti sayuran, daun-daun kering, dan sisa-sisa makanan. Di mana limbah ini jika diolah dengan baik akan sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai pupuk kompos. 

  • Limbah Anorganik
limbah rumah tangga

Limbah ini merupakan limbah yang tidak bisa untuk diuraikan. Misalnya saja seperti botol-botol plastik, kardus, kaleng, kayu, dan sebagainya. Biasanya limbah ini bisa dimanfaatkan untuk dijadikan barang-barang kerajinan untuk hiasan rumah atau menjadi barang yang berguna lainnya.

Meminimalisir Jumlah Limbah Rumah Tangga

Walaupun pemerintah menjadi yang utama di dalam mengurus permasalahan limbah, namun akan lebih baik jika masyarakatnya juga turut membantu dan sadar untuk membantu meminimalisir jumlah dari limbah rumah tangga tersebut. Bagaimana caranya?

  • Mengurangi Penggunaan Kantong Plastik
limbah rumah tangga

Kurangi bahkan hindarilah untuk menggunakan kantong plastik ketika Anda belanja. Anda bisa membawa kantong sendiri dari rumah yang bisa digunakan kembali. Sehingga limbah-limbah plastik yang menjadi bagian dari masalah besar negara, bisa sedikit terkurangi dengan mengontrol penggunaan kantong plastik.

  • Membawa Botol Minum Atau Tumbler Sendiri
limbah rumah tangga

Biasakan untuk membawa botol minum sendiri kemanapun Anda pergi. Dengan begitu Anda tidak akan membeli minuman kemasan yang akan semakin membuat sampah botol plastik maupun kaleng semakin menumpuk.

  • Membuat Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos

Sisa-sisa dari makanan maupun sayur-sayuran di dapur jangan langsung dibuang begitu saja. Siapkan tempat khusus untuk mengumpulkan limbah-limbah organik tersebut dan setelah itu olahlah untuk dijadikan sebagai pupuk kompos yang bisa Anda manfaatkan untuk menyuburkan tanaman.

  • Mengurangi Penggunaan Detergen

Seperti diketahui bahwa water treatment plant adalah proses mengolah kembali limbah air sebelum dibuang. Penggunaan detergen ketika Anda mencuci pakaian, hal tersebut berpotensi besar akan mencemari air dan merusak ekosistem air.

Bahkan kandungan yang terdapat di dalam detergen mampu merusak saluran pembuangan. Jadi, kurangi penggunaannya atau beralih dengan sabun yang lebih ramah lingkungan atau mengolah terlebih dahulu air bekas cucian yang akan dibuang tersebut.

Manfaatkan Semaksimal Mungkin Limbah Rumah Tangga

Dalam upaya mengurangi jumlah limbah yang dibuang dan nantinya belum jelas akan diolah menjadi apa atau hanya untuk ditumpuk maupun dibakar. Lebih baik jika Anda memanfaatkan limbah-limbah tersebut menjadi hal yang berguna untuk kehidupan Anda.

Water treatment plant adalah salah satu cara untuk menanggulangi pencemaran akan limbah air dan bisa juga dengan memanfaatkan limbah bentuk lainnya untuk dijadikan barang yang lebih berguna seperti berikut ini.

  • Limbah Organik Untuk Pupuk Atau Pakan Hewan

Sisa sayuran atau makanan disamping bisa diolah menjadi pupuk kompos yang menyuburkan, selain itu jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka limbah tersebut bisa dijadikan pakan ikan maupun ayam di rumah.

  • Biogas

Limbah organik berupa kotoran hewan, manusia, maupun limbah organik rumah tangga lainnya bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi biogas yang mampu untuk menggantikan gas elpiji untuk memasak atau menghasilkan listrik di rumah.

  • Dijadikan Pot Tanaman

Botol bekas, kaleng cat bekas, maupun bekas bungkus detergen bisa Anda manfaatkan untuk dijadikan pot tanaman di halaman rumah.

Anda bisa menanam cabai, tomat, dan sayuran lainnya yang bisa membuat Anda lebih berhemat.Mengelola limbah rumah tangga dengan baik dan bijak akan sangat membantu pemerintah di dalam mengurus permasalahan limbah rumah tangga yang sangat besar jumlahnya.

Instalasi pengolahan air limbah pdf menjadi penting adanya agar limbah tersebut tidak menjadi ancaman yang buruk bagi lingkungan Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *